Balikpapan- Mantau Bucin milik Febriyanto dan Hezki Panggau. Dunia kuliner terus berkembang dengan berbagai inovasi, salah satunya datang dari UMKM, Bisnis kuliner ini berhasil menarik perhatian dengan menghadirkan mantau (roti kukus khas Tiongkok) yang dipadukan dengan cocolan atau topping unik, mulai dari rasa asin seperti sapi lada hitam hingga manis seperti coklat crunchy, butter cream, matcha, dan keju.
Yang membuatnya semakin istimewa adalah penggunaan Bawang Dayak sebagai salah satu bahan utamanya. Bawang khas Kalimantan ini dikenal memiliki banyak khasiat, meski memiliki citarasa yang cenderung pahit. Namun, Mantau Bucin berhasil mengolahnya menjadi sajian yang lezat dan disukai banyak orang.
Harga Terjangkau, Rasa Premium
Mantau Bucin menawarkan harga yang cukup terjangkau untuk kualitas dan inovasinya:
-
Mantau isi 6: Rp 45.000
-
Mantau isi 10: Rp 70.000
-
Cocolan daging (sapi lada hitam, dll.): Rp 50.000
-
Cocolan manis (coklat, matcha, keju, dll.): Rp 25.000 per porsi
Dengan variasi rasa yang beragam, produk ini mampu memenuhi selera berbagai kalangan, mulai dari yang menyukai gurih hingga pecinta manis.
Apresiasi dari Pengamat UMKM Balikpapan
Okky Noviansyah, pengamat UMKM di Balikpapan, mengapresiasi keunikan dan kreativitas Mantau Bucin. Menurutnya, inovasi yang memadukan Bawang Dayak dengan topping kekinian merupakan terobosan menarik di dunia kuliner lokal.
“Ini unik, karena memadukan Bawang Dayak yang berkhasiat dan terkesan pahit dengan cocolan atau topping manis,” ungkap Okky, Jumat (20/6/2025).

Baca Juga : Moratorium Lahan Baru, Balikpapan Hentikan Banjir
Ia juga mengaku sering melihat antrian panjang di gerai Mantau Bucin, baik di outlet tetap maupun saat mengikuti pameran UMKM. Padahal, biasanya makanan viral seperti Korean food atau rice bowl yang mendominasi keramaian di acara bazar. Namun, Mantau Bucin berhasil bersaing dan bahkan menjadi favorit banyak pengunjung.
“Saya lihat paling antri setiap di pameran. Biasanya kan makanan viral seperti Korean food yang ramai, tapi ini mantau. Ini membuktikan produk lokal juga bisa bersaing,” tegasnya.
Strategi Pemasaran yang Efektif
Keberhasilan Mantau Bucin tidak lepas dari strategi pemasaran yang tepat. Beberapa faktor yang membuat bisnis ini terus berkembang antara lain:
-
Kreativitas Rasa – Kombinasi unik antara tradisional dan modern.
-
Keterlibatan di Pameran UMKM – Memperluas jangkauan pasar dan membangun branding.
-
Harga Kompetitif – Terjangkau untuk kualitas premium.
-
Respons terhadap Tren – Menghadirkan varian rasa yang sedang populer seperti matcha dan coklat crunchy.
Dengan respon pasar yang positif, Mantau Bucin memiliki peluang besar untuk berkembang lebih jauh, seperti:
-
Ekspansi ke daerah lain di Kalimantan bahkan luar pulau.
-
Kolaborasi dengan café atau restoran untuk memperkenalkan produk.
-
Pengembangan produk frozen food agar bisa dinikmati lebih luas.















